Kita dan ..

Archive for the ‘Kita dan Ilmu’ Category

Assalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarokaatuh

Al Qur’an adalah Kitab Suci agama Islam yang wajib di baca dan    dipelajari oleh setiap umat Muslim.Namun faktanya , sangat jarang umat muslim yang bisa menghapal seluruh isi Al Qur’an ( Tahfidz ). Jangankan hapal isinya , urutan nama-nama surah yang ada dalam Al Qur’an saja tidak banyak yang hapal. Nah untuk lebih meningkatkan motivasi kita semua agar nantinya mampu menghapal seluruh isi Al Qur’an , maka saya coba memulainya
dengan memberikan satu cara yang menyenangkan untuk menghapal nama-nama surah dalam Al Qur’an. Salah satu metode menghapal yang
cukup efektif adalah dengan membuat
cerita dari urutan surah sehingga kita mudah mengingatnya.

Cobalah baca Cerita-cerita di bawah ini, dan perhatikan kata-kata yang berhuruf besar. Kata- kata tersebut adalah nama-nama surat dalam Al Qur’an. Hafalkan ceritanya, dan kemudian tuliskan kata-kata tersebut secara berurut.Maka akan kita dapatkan nama surat
dan nomor urutnya. Silahkan mencoba :

Cerita I ; (Surah 1 – 10)

Paman membaca AL FATIHAH sebelum memasak SAPI BETINA milik KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Sebagian HIDANGAN itu diberikan untuk BINATANG TERNAK. Kemudian paman menuju TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, untuk mencuri HARTA RAMPASAN PERANG. Namun akhirnya paman ber-TAUBAT seperti taubatnya Nabi YUNUS.

NO.KRONOLOGI CERITA

1.AL-FATIHAH
2.SAPI BETINA – AL-BAQOROH
3.KELUARGA IMRAN – ALI IMRON
4.AN NISA
5.HIDANGAN – AL MAIDAH
6.BINATANG TERNAK – AL AN ‘AM
7.TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI – AL A’ ROF
8.HARTA RAMPASAN PERANG – AL ANFAL
9.TAUBAT – AT TAUBAH
10.YUNUS

Cerita II; (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF melihat PETIR.Sementara itu IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR. Ia mencari LEBAH, untuk kemudian memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA untuk menemui MARYAM dan TOHA.

NO.KRONOLOGI CERITA

11.HUD
12.YUSUF
13.PETIR – AR RA’D
14.IBRAHIM
15.PEGUNUNGAN HIJR – AL HIJR
16.LEBAH – AN NAHL
17.PERJALANAN MALAM – AL ISRO
18.GUA – AL KAHFI
19.MARYAM
20.TOHA

Cerita III ; (Surah 21 – 30)

PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN. Mereka seperti CAHAYA. Inilah yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL. Sementara itu, PARA PENYAIR bercerita tentang SEMUT.
Cerita itu terangkum dalam buku KISAH –KISAH. Dalam buku itu juga diceritakan tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO.KRONOLOGI CERITA

21.PARA NABI – AL ANBIYA
22.HAJI – AL HAJJ
23.ORANG – ORANG BERIMAN-AL
MU’MINUN
24.CAHAYA – AN NUR
25.PEMBEDA ANTARA YANG BENAR
DAN BATHIL – AL FURQON
26.PARA PENYAIR – ASY SYU ‘ARO
27.SEMUT-AN NAML
28.KISAH2 – AL QOSHOSH
29.LABA-LABA – AL ‘ANKABUT
30.BANGSA ROMAWI – AR RUM

Cerita IV ; (Surah 31 – 40)

LUKMAN tidak berSUJUD di kaum yang terkena AHZAB dan tidak juga kepada kaum SABA’. Sementara itu FATHIR dan YASIN berdiri bersama orang YANG BERSHAF-SHAF dan membentuk huruf SHOD. Mereka teramasuk ROMBONGAN – ROMBONGAN yang memohon ampunan kepada YANG MAHA PENGAMPUN.

NO.KRONOLOGI CERITA

31.LUKMAN – LUQMAN
32.SUJUD – AS SAJDAH
33.AL AHZAB
34.SABA’
35.FATHIR
36.YASIN
37.YANG BERSHAF2– ASH
SHOOFFAT
38 SHOD
39.ROMBONGAN-ROMBONGAN – AZ
ZUMAR
40.YANG MAHA PENGAMPUN –
GHOFIR

Cerita V; (Surah 41 – 50)

YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu adalah tentang
PERHIASAN. Bukan tentang KABUT. Sementara itu banyak orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR. Saat itulah MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN. Hal ini ditandai dengan KAMAR-KAMAR bertuliskan huruf QOF.

NO.KRONOLOGI CERITA

41.YANG DIJELASKAN – FUSHSHILAT
42.MUSYAWARAH – ASY SYURA
43.PERHIASAN – AZ ZUKHRUF
44.KABUT – AD DUKHAN
45.YANG BERLUTUT – AL JATSIYAH
46.BUKIT2 PASIR – AL AHQOF
47.MUHAMMAD – MUHAMMAD
48.KEMENANGAN – AL FATH
49.KAMAR2– AL HUJURAT
50.QOF

Cerita VI ; (Surah 51 – 60)

ANGIN YANG MENERBANGKAN
membawa awan ke bukit THURSINA.Ini terjadi saat BINTANG dan BULAN bersinar. Sementara itu pak RAHMAN sedang berceramah tentang HARI KIAMAT. Dimana BESI hancur, WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN, dan banyak PEREMPUAN YANG DIUJI.

NO.KRONOLOGI CERITA

51.ANGIN YANG MENERBANGKAN –
ADZ DZARIYAT
52.THURSINA – ATH THUR
53.BINTANG – AN NAJM
54.BULAN – AL QOMAR
55.AR RAHMAN
56.HARI KIAMAT – AL WAQI ‘AH
57.BESI – AL HADID
58.WANITA YANG MENGAJUKAN
GUGATAN – AL MUJADILAH
59 PENGUSIRAN – AL HASYR
60.PEREMPUAN YANG DIUJI – AL
MUMTAHANAH

Cerita VII ; (Surah 61 – 70)

BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG – ORANG MUNAFIK. Demikian juga pada HARI DITAMPAKAN KESALAHAN -KESALAHAN. Ketika aku di-TALAK, aku MENGHARAMKAN dia untuk masuk rumah ini. KERAJAAN yang indah, PENA yang mahal, pada HARI KIAMAT tidak lagi berharga. Disinilah
TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO.KRONOLOGI CERITA

61.BARISAN – ASH SHOF
62.HARI JUM’AT – AL JUMU’AH
63.ORANG-ORANG MUNAFIK – AL
MUNAFIQUN
64.HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-
KESALAHAN – AL TAGHOBUN
65.TALAK – ATH THOLAQ
66.MENGHARAMKAN – AT TAHRIM
67.KERAJAAN – AL MULK
68.PENA – AL QOLAM
69.HARI KIAMAT – AL HAAQQAH
70.TEMPAT2 NAIK – AL MA
‘ARIJ

Cerita VIII ; (Surah 71 – 80)

NUH diganggu JIN disaat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur pulas. Ia tidak menyadari datangnya KIAMAT. Sementara itu, ketika MANUSIA bertemu dengan MALAIKAT YANG
DIUTUS untuk menyampaikan BERITA
BESAR tentang kematian, MALAIKAT-
MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa
sedang melihat IA BERMUKA MASAM.

NO.KRONOLOGI CERITA

71.NUH – NUH
72.JIN – AL JINN
73.ORANG YANG BERSELIMUT – AL
MUZAMMIL
74.ORANG YANG BERKEMUL – AL
MUDATSTSIR
75.KIAMAT – AL QIYAMAH
76.MANUSIA – AL INSAN
77.MALAIKAT YANG DIUTUS – AL
MURSALAT
78.BERITA BESAR – AN NABA’
79.MALAIKAT2 YANG
MENCABUT – AN NAZI ‘AT
80.IA BERMUKA MASAM – ‘ABASA

Cerita IX ; (Surah 81 – 90)

Ombak MENGGULUNG, bumi TERBELAH, ORANG-ORANG YANG
CURANG pun ikut TERBELAH. Mereka
seperti GUGUSAN BINTANG YANG DATANG DI MALAM HARI. Mereka berada di tempat YANG PALING TINGGI. Pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.

NO.KRONOLOGI CERITA

81.MENGGULUNG – AT TAKWIR
82.TERBELAH – AL INFITHOR
83.ORANG-ORANG YANG CURANG –
AL MUTHOFFIFIN
84.TERBELAH – AL INSYIQOQ
85.GUGUSAN BINTANG – AL BURUJ
86.YANG DATANG DI MALAM HARI – ATH THORIQ
87.YANG PALING TINGGI – AL A ‘LA
88.HARI PEMBALASAN – AL GHOSYIYAH
89.FAJAR – AL FAJR
90.NEGERI – AL BALAD

Cerita X; (Surah 91 – 100)

MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba. Dan ketika WAKTU DHUHA, Allah MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN. Sementara itu manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tidak mempunyai KEMULIAAN sedikit pun. Ini adalah BUKTI akan terjadi KEGONCANGAN di dunia. Hingga KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pun mati.

NO.KRONOLOGI CERITA

91.MATAHARI – ASY SYAMS
92.MALAM – AL LAIL
93.WAKTU DHUHA – ADH DHUHA
94.MELAPANGKAN – AL INSYIROH
95.BUAH TIN – AT TIN
96.SEGUMPAL DARAH – AL ‘ALAQ
97.KEMULIAAN – AL QODR
98.BUKTI – AL BAYYINAH
99.KEGONCANGAN – AZ ZALZALAH
100.KUDA PERANG YANG BERLARI
KENCANG – AL`ADIYAT

Cerita XI ; (Surah 101 – 110)

HARI KIAMAT, hari dimana manusia
tidak bisa lagi BERMEGAH-MEGAHAN.
Pada MASA itulah si PENGUMPAT mati diinjak-injak GAJAH. Sementara itu SUKU QURAISY bertengkar dengan
pak MA’UN di tepi telaga KAUTSAR. Saat itu ORANG-ORANG KAFIR tidak mendapatkan PERTOLONGAN.

NO.KRONOLOGI CERITA

101.HARI KIAMAT– AL QORI ‘AH
102.BERMEGAH-MEGAHAN – AT
TAKATSUR
103.MASA – AL ‘ASHR
104.PENGUMPAT – AL HUMAZAH
105.GAJAH – AL FI-L
106.SUKU QURAISY – QURAISY
107.MA’UN – AL MA ‘UN
108.KAUTSAR – AL KAUTSAR
109.ORANG-ORANG KAFIR – AL KAFIRUN
110.PERTOLONGAN – AN NASHR

Cerita XII (Surah 111-114)

Insya Allah 4 surat terakhir ini semua
dari kita sudah menghafalnya.

NO.SURAT

111.AL LAHAB
112.AL IKHLASH
113.AL FALAQ

114.  NAAS

Sumber: wa

Iklan

 

 

Alkisah, ada seorang pencuri yang sedang mencari target sasaran di malam gelap saat itu. Saat itu kebetulan ia berada di antara dua rumah. Rumah yang satu kosong dan hampir mau rubuh. Tidak ada barang berharga dalam rumah tersebut. Rumah sebelahnya adalah rumah mewah. Dari depan rumah, sang pencuri sudah melihat tiang rumah berdiri kokoh dengan mobil mewah menghiasi tamannya yang megah. Kira-kira rumah mana yang akan didatangi pencuri?

Of course, tentu rumah mewah itu.

Ya seperti itulah keadaan seorang beriman dan seorang tidak beriman. Keadaan seorang beriman layaknya rumah mewah.  Barang-barang mewah dalam rumah itu layaknya iman. Keadaan seorang tidak beriman layaknya rumah kosong dan ambruk itu. Setan senantiasa akan selalu menggoda orang beriman dan mengikis serta mengambil imannya. Berbeda dengan orang tidak beriman, apanya yang mau diambil? Wong sudah ambruk dan kosong hatinya.

Pemilik rumah mewah itu senantiasa akan dibayangi was-was akan barang-barang berharga miliknya. Pemilik rumah kosong senantiasa tenang. Ya iyalah, sang pemilik rumah kosong tidak merasa kuatir apapun, wong tidak ada barang berharga dalam rumahnya.

Sama halnya dengan hal tersebut, seorang beriman akan dihantui rasa was-was oleh setan. Berbeda dengan orang tidak beriman, hidupnya jauh dari was-was.

Saya rasa semua orang akan setuju dengan statement ini seperti yang dikatakan oleh ustad dalam ta’lim yang pernah saya ikuti.

“Orang yang beribadah dengan benar pasti akan diganggu”

Jadi berbanggalah jika ada banyak orang yang mengusik agama Islam ini, tandanya agama ini agama yang benar.

Wallahualam..

Muslim mana yang tidak tahu surat Al-Faatihah? Surat yang sering sekali dibaca dalam solat, dalam pembuka majelis, sebagai doa dsb. Surat yang tidak sengaja kita hapal, tapi hafal dengan sendirinya. Surat yang begitu agung. Kandungannya begitu dalam. Bahkan dalam suatu riwayat, saking agungnya surat ini, pintu langit yang selalu tertutup pun akhirnya terbuka, malaikat yang tidak pernah turun pun turun ke dunia. Ya malaikat itu ingin menyampaikan suatu hal yang agung terkait surat ini.

Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata”Suatu ketika saat Jibril duduk di dekat Nabi Saw, tiba-tiba mendengar suara dari atas. Jibril pun menengok ke atas, lalu berkata: ‘itu adalah derit pintu langit yang dibuka pada hari ini. Pintu itu sama sekali belum pernah dibuka, kecuali pada hari ini. ‘ Dari pintu itu turun seorang malaikat. Jibril berkata lagi: ‘Malaikat ini belum pernah turun ke bumi, kecuali hanya pada hari ini.’ Malaikat yang turun tersebut lalu mengucapkan salam dan berkata kepada Nabi Saw: ‘Bergembiralah dengan  dua cahaya yang telah diberikan kepadamu yang belum pernah diberikan kepada seorang nabipun sebelummu, yakni surat Al-Faatihah dan beberapa ayat terakhir surat Al-Baqarah. Tiada satu huruf pun (yang mengandung doa) darinya yang engkau baca, melainkan pasti akan diijabah untukmu. (dikutip dari riyadhush shalihin)

Hadis lain yaitu Bukhari meriwayatkan dari Abu Sa’id, Rafi’ bin Mu’alla r.a, ia berkata: “Rasulullah Saw pernah berkata kepadaku ‘Maukah kuberitahukan kepadamu surat Al-Qur’an yang nilainya paling agung sebelum engkau keluar masjid?’ Beliau lalu memegang tanganku. Ketika sudah hampir keluar, aku berkata: ‘Ya Rasulullah tadi engkau berkata bahwa engkau akan memberitahukan kepadaku surat Al-Qur’an yang nilainya paling agung.’ Beliau bersabda: ‘Yaitu surat al-faatihah; dialah As-Sab’ul Matsaanii (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang) dan Al-Qur’anul ‘Azhiim yang diberikan kepadaku.’” (dikutip dari riyadhush shalihin)

Baiklah, kita mulai dengan

1.  Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang[1].

 

[1]  Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah Ini dengan menyebut nama Allah. setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

 

Ucapan basmalah ini sering sekali kita dengarkan ataupun ucapkan dalam memulai suatu aktivitas, seperti makan, minum, menyembelih hewan dsb. Sebuah ucapan pembuka rahmat dan berkah. Sebuah ucapan yang dapat menghapuskan kesia-siaan.

Ar Rahmaan..Allah yang Maha Pemurah. Allah.. Tidak ada tuhan selain-Nya. Tidak ada yang lebih pemurah di alam ini selain diri-Nya. Allah yang selalu mengasihi dan tidak butuh dikasihi. Udara tak terbatas yang kita hirup. Teguk air yang kita minum. Bulir nasi yang kita makan. Sanggupkah kita menghitungnya? Dari mana semua itu? Apakah tersedia dengan sendirinya atau ada yang menyediakan? Sanggupkah kita menghitungnya? Subhanallah..ntah berapa karunia Allah yang telah Dia berikan kepada makhluk-Nya.

Ia ciptakan..

lautbeserta isinya untuk kita

daratan untuk kita

air susu yang bersih dari darah untuk kita

buah-buahan untuk kita

air tawar untuk kita

hewan ternak untuk kita

matahari untuk kita

bumi tempat kita menetap

Segala sesuatu telah ia sediakan untuk kita.

Dia yang selalu memberi dan mengasihi makhluk-Nya walaupun makhluknya itu durhaka kepada-Nya. Padahal Allah tidak membutuhkan kita. Kitalah yang membutuhkan-Nya. Makhluk yang sering tidak tahu diri. Ketika Allah memberinya suatu kesenangan, dia tidak bersyukur. Kadang dia lupa dari mana dia mendapatkan kesenangan tersebut.  Lalu, ketika Allah memberinya musibah, dia baru mengingat Allah kembali.  Disinilah titik baliknya. Musibah itu sebenarnya anugrah untuknya. Dengan adanya musibah itu, dia dapat mendekat kepada Allah. Allah masih mengasihinya walaupun sebelumnya ia berpaling dari-Nya. Allahuakbar! Di sinilah kasih sayang Allah ketika manusia lupa kepada-Nya saat ia berjaya. Adakah manusia yang tidak mengingat Allah ketika dia susah atau sedih? Jawabannya tentu kecil kemungkinannya.  Hanya terkadang manusia tidak dapat melihat celah kebahagiaan dibalik apa yang menimpanya. Padahal Allah itu sangat sayang pada-Nya.

Yup.. Allah Maha Penyayang.

Ketika Allah memberikan ujian berupa penyakit pada seseorang, Allah sedang menguji kesabaran orang tersebut sehingga kesabarannya itu dapat menghapus dosa-dosanya. Dengan penyakitnya, orang tersebut menjadi lebih giat ibadahnya. Ada banyak hikmah dibalik sakitnya tersebut.

Contoh lain, ketika seseorang tidak kunjung mendapatkan jodoh. Saat itu Allah ingin mengujinya apakah ia bisa sabar atau sebaliknya? Allah ingin agar ia memperbaiki diri sehingga pada saatnya tiba, ia  mendapatkan ilmu yang luar biasa baik yang berguna untuk pernikahannya kelak. Atau Allah sedang mempersiapkan seorang jodoh  yang soleh atau solehah. Yang penting keyakinan kita kepada Allah. Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Kalau seseorang berprasangka baik kepada Allah, Allah akan bertindak sesuai prasangkanya. Kuncinya: Yakin bahwa Allah menyayangi hamba-Nya.

Jadi, sebenarnya ujian di mata kita bisa jadi anugrah dalam pandangan-Nya. Seseorang yang menciptakan suatu barang, pasti sayang bangetlah sama barang yang diciptainnya. Allah pun begitu. Allah pasti sayaangg banget sama ciptaan-Nya.  Kasih sayang Allah ini sangat berlimpah di Alam ini. Sebagai contoh kecilnya, kasih sayang Allah dapat kita  rasakan melalui seorang ibu. Seorang ibu yang rela mengandung selama 9 bulan lamanya dengan kepayahan yang terus-menerus. Seorang ibu yang rela memberikan makanannya kepada anaknya walaupun ia tidak makan. Seorang ibu yang rela bangun malam hanya untuk meredakan tangisan anaknya, dan masih banyak lagi. Itu baru kasih sayang seorang ibu. Lalu, siapa yang menciptakan ibu? Ya  tentu Allah. Lalu, bagaimana dengan kasih sayang Allah di alam semesta ini? Tak terhitung banyakknya. Silahkan hitung sendiri. Jika kita menghitungnya, niscaya sebelum kita beres menghitungnya, nyawa ini sudah tidak berada lagi dalam raga.

Pantaskah kita mengingkari nikmatnya?

Sudah seharusnya kita bersyukur.

2.  Segala puji[2] bagi Allah, Tuhan semesta alam[3].

 

[2]  Alhamdu (segala puji). memuji orang adalah Karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berrati: menyanjung-Nya Karena perbuatannya yang baik. lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah Karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

[3]  Rabb (Tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati yang Memiliki, mendidik dan Memelihara. Lafal Rabb tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). ‘Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah Pencipta semua alam-alam itu.

 

Segala puji hanya bagi Allah. Setelah menyadari segala kekuasaan Allah dan kenikmatan Allah yang ia berikan kepada kita, segala sesuatu adalah miliknya,  tidak ada kata yang pantas mewakili selain ucapan syukur dan pujian kepada-Nya. Permasalahannya, apakah cukup dengan pujian kepada-Nya sebatas kata?

Hal ini dapat kita analogikan..

Kita memuji suatu barang di toko. Wah.. abiz-abizan tu barang di puji dihadapan penjaga toko.

“barangnya bagus, lucu, antik, keren, dsb”

Eh.. tapiii barangnya tuh gak dibeli sama kita. Kira-kira penjaga toko itu kesel  ga? Ya iyalah, masa ya iya donk. Jadinya OMDO..omong doank.

Begitupun jika kita terus-menerus memuji Allah, tapi tidak dibuktikan melalui perbuatan, ya lain dimulut, lain diperbuatan. Istilahnya NATO.. No Action Talk Only. Kalau kita memuji Allah, buktikan lewat amalan kita. Misalnya lewat shaum senin kamis, solat tepat waktu, solat tahajud,solat duha, solat rawatib, sedekah, bakti kepada orang tua dsb. Saat kita melakukan hal-hal tersebut, Allah pasti percaya bahwa kita sedang memuji-Nya, menyanjung-Nya.  Saat kita mensyukuri nikmat-Nya, Allah pasti akan menambah nikmat-Nya. Saat Allah menambah nikmat-Nya, kita akan terkejut dan terkagum dengan pemberian Allah yang tidak terbatas. Saat itu, sekali lagi kita akan berucap

3.  Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ucapan yang beriringan dengan keyakinan kita yang semakin kuat bahwa Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ketika kita merasakan begitu banyak nikmat yang didapat di dunia, entah itu nikmat kekayaan, kecantikan atau ketampanan dsb, semuanya akan dipertanggungjawabkan di hari akhir.

4. Yang menguasai[4] di hari Pembalasan[5].

 

[4]  Maalik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

[5]  Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa’ dan sebagainya.

Apa yang kita dapatkan akan diminta pertanggungjawabannya dihadapan Allah. Orang kaya tentu berbeda pertanggungjawabannya dengan orang miskin. Begitupun dengan kecantikan atau ketampanan yang dianugrahkan oleh Allah akan diminta pertanggungjawabannya di hadapan-Nya. Saat itu kita pasti hanya ingin hakimnya adalah Allah karena kita tau tidak ada yang lebih pemurah dan penyayang dari Allah di alam semesta ini. Allah yang Maha Berkehendak akan kemanakah kita pada hari itu, orang beruntung atau merugi. Saat itu kita hanya dapat meminta tolong kepada Allah. Adapun syafaat nabi Muhammad Saw hanya berlaku jika Allah telah merestui syafaatnya.

5.  Hanya Engkaulah yang kami sembah[6], dan Hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan[7].

 

[6]  Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, Karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[7]  Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

Setelah menyadari kebesaran-Nya pada hari itu, kita berharap ditunjukkan keyakinan yang benar, jalan yang lurus. Tidak ada nikmat yang lebih besar selain keyakinan. Analoginya.. apapun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus merasa yakin. Jika ragu-ragu dalam suatu pekerjaan, tentu kita akan dihantui perasaan was-was secara berkepanjangan.

6.  Tunjukilah[8] kami jalan yang lurus,

 

[8]  Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat Ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

Keyakinan akan jalan yang ditempuh akan membangun sikap konsisten. Sikap konsisten dalam amalan. Dengan sikap konsisten tersebut dapat melahirkan sikap disiplin dalam amal. Inilah jalan orang-orang yang diberi nikmat.

7.  (yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.[9]

[9]  yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

 

Orang yang konsisten dan disiplin tentu akan akan hati-hati dalam meminta sesuatu kepada Allah. Teringat ustad yang memberikan ta’lim tentang tafsir alfatihah ini, ustad tersebut tidak berdoa kaya, ia hanya berdoa ia hanya berdoa “Ya Allah jika saya ada keinginan, penuhi”. Yap orang-orang yang diberi nikmat iman oleh Allah akan berdoa tentang sesuatu yang dapat mendekatkan mereka dengan Allah, dengan keridhoannya.

 

Semoga bermanfaat dan berbekas di hati pembaca, khususnya saya. Aamiin. Kebenaran tafsir ini dari Allah, kesalahan dari saya. Jika ada kesalahan, mohon dikoreksi. Jazakallah.

 

Catatan hasil ta’lim sore hari oleh Ust Dudi Muttaqien di Mesjid Istiqomah, Bandung,  23 dan 30 September 2012.

 

Referensi lain:

–          Riyadhush shalihin

–          Al-Quran digital komputer

Kemarin tepatnya tanggal 1 September 2012, saya melakukan kunjungan survey ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sukabumi. Kalo kata temen saya, daerah ini mencakup tiga wilayah: bogor, sukabumi dan cianjur. Ada banyak cerita yang saya dapatkan dari hasil survey outing kelas ini. Hanya saja yang akan saya ceritakan pada tulisan ini adalah tentang beberapa tanaman obat yang terdapat di sana. Pengetahuan saya yang dangkal tentang tanaman-tanaman obat membuat saya untuk mengorek informasi dari guide yang mengantar kami berkeliling taman nasional.  Kami yang terdiri dari saya sendiri, ketua yayasan sekolah, dua guru outbond, satu orang tua siswa yang anaknya pernah bersekolah di sekolah alam, guru parner laki-laki, dan guru parnert perempuan berserta suaminya berikut anaknya yang lucu. Kata saya,  guide yang mengantar kami itu keren banget. Dia bisa menjelaskan banyak hal yang terdapat di sekitar hutan. Salah satunya tanaman obat. Nah.. saya? Bingung kalo ditanya kayak gitu.

Oke, pertama kita mulai dari tanaman obat – Tobat Barito.

Tanaman ini tergolong epifit (bener ga ya nulisnya,heu), yaitu menumpang pada tanaman lain. Jumlahnya pada pohon yang saya temukan saat itu tergolong sedikit. hat. Tanaman ini berada di pertengahan atau atas pohon. Jadi cukup susah untuk mengambilnya. Khasiat tanaman ini adalah untuk mengatasi keputihan, sari rapet dan untuk stamina. Cara menggunakannya adalah dengan merebus tanaman ini, lalu diminum sarinya.

Lanjut ke tanaman kedua, yaitu Paku Rane.

Tanaman ini bentuknya kecil. Tanaman ini biasanya terdapat pada tepi-tepi jalan. Manfaat tanaman ini dari segi kesehatan yaitu dapat mengatasi mahg, dan mengobati jerawat (misal noda-noda hitam). Untuk mengobati jerawat, caranya tumbuk tanaman ini, lalu oleskan pada jerawat atau noda hitam. Hanya saja hasilnya tidak dapat langsung mujarab, pemakaiannya harus rutin.

Tanaman ini beda lagi. Namanya adalah Cangkore. Tanaman ini biasanya digunakan untuk menyegarkan mata, seperti Insto. Hanya saja pemakaiannya tidak boleh berlebihan. Cara untuk menggunakan tanaman ini pada mata adalah dengan memotong batangnya secara miring. Lalu, teteskan sari yang keluar dari batang tersebut kepada mata. Kenapa memotong batangnya harus miring? karena kalau cara pemotongannya lurus maka banyak sari yang terbuang. Sari akan mudah keluar. Kalau pemotongannya miring, maka sari akan cukup tertahan pada batang.

Nah, untuk tanaman ini sudah taukan? Yup Rotan. Kalau gambar rotan ini, saya ambil dari sebuah situs. Maklum, saya lupa untuk mengambil gambar ketika di sana. Terus terang, ide menulis ini baru saya pikirkan setelah kami berada di dekat mess, jauh dari tempat saya melihat tanaman ini. Ok balik lagi ke rotan, selain berfungsi sebagai furniture rumah tangga, rotan ini ternyata mempunyai khasiat lain. Untuk orang-orang yang mempunyai radang tenggorokan, mereka bisa menggunakan rotan sebagai alternatif pengobatan. Caranya kupas  kulit rotan bagian luar, lalu ambil inti rotannya. Inti rotan itulah yang dapat digunakan sebagai obat radang tenggorokan.

Sebenarnya, ada banyak hal mengenai tanaman obat yang ingin saya tanyakan. Karena waktunya terbatas, hari pun sudah menjelang malam, yach hanya inilah beberapa tanaman obat yang berhasil saya rekam dalam ingatan saya.

Subhanallah betapa banyak kebesaran Allah yang melintang di alam semesta ini, seperti halnya tanaman obat ini. Allah telah menyediakan segala sesuatu dengan sangat sempurna untuk kebutuhan manusia. Tidak ada penciptaan yang sia-sia. Segala sesuatu yang diciptakan pasti ada tujuannya. Tanaman sekitar kita pun ternyata dapat menjadi obat bagi kita. Kita lah yang harus menggali lebih dalam mengenai ayat-ayat yang terdapat di alam ini. Indonesia dengan kekayaan hutannya  pasti mengandung banyak tumbuhan yang sangat beragam.  Ada banyak hal yang dapat ditemukan, diramu dan dimanfaatkan.

Semoga bisa mengeksplor lebih banyak lagi tanaman obat.

Hari ahad bulan kemarin-kemarin,  saya mengikuti pelatihan tentang Ikhtiar CINTA yang syar’i. Pelatihan ini begitu berbeda dari pelatihan sejenisnya yang pernah saya ikuti. Ada banyak hal dan pencerahan yang saya dapatkan. Pelatihan ini merupakan pelatihan  pra nikah. Pasti pembaca mengira bahwa saya siap nikah, mau nikah, lagi galau, atau sudah mau nikah. Tidak..Tidak.. ya tidak salah lagi salah satunya..ha..ha.. Bukan-bukan seperti itu, ketika saya ikut pelatihan ini, jujur saya hanya ingin mendapat ilmu. Kalau dikatakan siap nikah? Jujur tahun ini saya belum siap. Jadi ketika MC menyerukan iyel-iyel kalo ditanya kabar mesti menjawab “Alhamdulillah luar biasa Allahuakbar..siap nikah bahagia”, tiga kata terakhir tidak saya ucapkan. Begitu MC menyebutkan bahwa yang mengucapkan dengan serius“siap nikah bahagia” didoakan mendapatkan pasangan yang soleh-solehah, nyesel deh saya! T_T

Pertanyaan paling menarik menurut saya dimulai dari

LEBIH BAIK MANA, MENIKAHI ORANG YANG KITA CINTAI ATAU MENCINTAI ORANG YANG KITA NIKAHI?

Sepintas terlihat sama tapi ini sangat berbeda. Dengan yakin,  jawaban saya adalah mencintai orang yang kita nikahi. Lalu apa yang bedanya?

Menikahi orang yang kita cintai adalah peluang, betul!  Bisa nikah, bisa juga  nggak jadi. Jadi benar kalau ada suatu ungkapan bahwa “cinta tidak harus memiliki”, alah.  Nah kalo mencintai orang yang kita nikahi adalah suatu keharusan dan kewajiban.  Ya iyalah, da udah nikah pada kenyataannya.

Lalu hal yang menarik menurut saya sebelum materi dimulai adalah perbedaan pandangan antara MC dan pembicara soal peserta. Sebelum pemateri datang, MC seperti terkejut ketika melihat ada ibu-ibu dalam peserta, dengan penasaran MC bertanya apa motivasi yang mendasari ibu  tersebut mengikuti acara tersebut, ternyata ibu tersebut mengantarkan anaknya. Ketika pemateri datang, MC bertanya tentang bagaimana pandangan ustad tentang adanya ibu-ibu. Apa jawaban ustad? Harusnya kalo judulnya ikhtiar cinta yang syar’i, bukan hanya anak muda yang datang, tapi ibu-ibu, bapak-bapak bahkan kakek nenek pun perlu datang. Ustad  begitu mengapresiasi peserta yang bukan hanya dari kalangan anak muda. Setelah mengikuti pelatihan ini saya tahu kenapa semua kalangan perlu datang tidak hanya anak muda?? Karena di sini, kita belajar bagaimana cara kita meraih cinta Allah, bukan cinta makhluk.

Oke, sebelum lebih lanjut lagi,  kita bahas dulu tentang judulnya “ikhtiar”, “cinta”, “syar’i”.

Ikhtiar adalah usaha menuju kebaikan.

Lalu apa CINTA? Bahasa galauers zaman sekarang adalah  Cerita Indah Namun Tiada Akhir. Menurut saya, hal ini tepat jika arti CINTA ini ditujukan kepada Allah. Mencintai Allah,berarti berujung pada ampunan dan rahmatnya, ujungnya lagi apa? Yap surga Allah yang kekal. Ada lagi arti CINTA satu lagi yaitu Cerita Indah Namun Tiada Abadi. Hal ini sangat tepat jika ditujukan pada duniawi seperti mencintai pasangan, harta benda dsb. Mencintai pasangan tentulah akan berpisah jua dengan kematian, mencintai harta benda tentulah harta itu akan habis, tidak ada yang kekal jika berhubungan dengan perbendaharaan dunia kecuali amal sholeh, doa anak yang soleh, dan ilmu yang bermanfaat.

Kalo syar’i? Syar’i adalah ketentuan sesuai yang digariskan oleh Allah s.w.t. dan caranya dicontohkan oleh rasulullah s.a.w .

Oke lanjut lagi pada materi,

Ada lagi pertanyaan menarik yang diajukan pemateri saat itu yaitu

“siapa yang punya pacar di sini? Jujur” Beberapa peserta mengacungkan tangannya.

Lalu, ada suatu pertanyaan yang ditujukan untuk ikhwan “ikhwan, berapa persen terjadi perzinahan ketika berpacaran?” yah jawaban para ikhwan dirata-ratakan sekitar 90%.

Lalu pertanyaan untuk akhwat … saya lupa.. ha.. ha..

Lalu MC bertanya “nah sekarangkan banyak yang pacaran jarak jauh, bilangnya jarang ketemu, hubungan pun lewat telpon, bagaimana menyikapinya ustad?”

“jangankan lewat telpon”. Ustad pun bercerita ada seseorang yang pernah bercerita kepadanya tentang betapa sakit hatinya bahwa pacarnya sudah tidak mencintainya lagi. Orang  itu bercerita bahwa ia berhubungan dengan orang yang dicintainya selama beberapa tahun melalui dunia maya, bertemu pun tidak pernah, tapi tiba-tiba dalam suatu pembicaraan chatting, orang yang dicintainya itu menuliskan suatu kalimat “aku sudah tidak mencintaimu lagi”. Jleb! Ga ketemu aja udah sakit hatinya segitunya. Ustad menanggapi cerita perempuan tersebut dengan bijak. Perempuan tersebut seharusnya bersyukur bahwa ia dan orang tersebut belum pernah bertemu, Allah masih menyelamatkannya, awal ia berpisah dari pacarnya tersebut sebenarnya adalah awal dari kebebasannya.

Jadi intinya adalah pacaran bukanlah jaminan akan berlanjut menuju pernikahan, malah persentase terjadi perzinahan sangat besar.

Lalu, bagaimana dengan perempuan sendiri, yang kalo diputuskan dia khawatir dengan masa depannya dan kepalang basah? Yakinlah bahwa perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya, Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Intinya ga usah khawatir ga punya pasangan, karena Allah telah menciptakan segala sesuatunya dengan berpasangan. Yuk cek ayat ini

“Maha Suci Tuhan yang Telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (Q.S. Yasin: 36)

Bahkan benda mati seperti kosa kata pun ada pasangannya seperti dalam bahasa arab, ada mudzakkar pasangannya muannas.

Nah sekarang balik lagi ke pertanyaan “LEBIH BAIK MANA, MENIKAHI ORANG YANG KITA CINTAI ATAU MENCINTAI ORANG YANG KITA NIKAHI?”.. ini sama dengan pertanyaan lebih baik jatuh cinta atau membangun cinta?

Pertanyaan ini ada hubungannya dengan dasar cinta yang dimiliki oleh seseorang. IMAN atau NAFSU?

Kalau saat seseorang merasakan cinta kepada seseorang, orang tersebut merasakan gelisah, ga bisa tidur, ga bisa makan, merasa sakit jika jauh dengannya, ibadah ga khusyu itulah cinta yang didasarkan nafsu. Inilah yang dinamakan dengan jatuh cinta.. jatuh ke dalam cinta.

Bahkan Ibnu Qayyim berkata kalau aku memilih antara jatuh cinta atau tidak jatuh cinta, maka aku akan memilih untuk tidak jatuh cinta.

Kenapa? Karena jatuh cinta itu menyakitkan.

Pertanyaannya bagaimana membangun cinta bukan jatuh cinta? Caranya adalah pertama-tama tingkatkan keimanan kita kepada Allah s.w.t.

Bagaimana kita tahu bahwa seseorang mempunyai iman yang baik? Lihat kualitas ibadahnya. Kalau dzikirnya kuat ia akan tetap ingat Allah ketika digoda.

Ingat kisah nabi Yusuf a.s ketika beliau digoda oleh Julaikha? Apakah nabi Yusuf menolaknya ajakan Julaikha? Nabi yusuf mau melakukannya dengan Julaikha, ini fitrah, tapi Nabi Yusuf ingat Allah, sehingga ia pun tidak melakukannya.

Lalu ustad pun menambahkan cara mengetahui seseorang punya iman yang baik, lihat apa yang ia ucapkan ketika kaget. Allah atau hal lainnya. Kalau yang sering seseorang pikirkan adalah Allah, maka dengan spontan ia akan menjawab sesuatu yang berhubungan dengan Allah ketika kaget misal Allahuakbar.

Ustad memberikan simulasi berkaitan dengan ini

Kata ustad “awan warnanya apa?” Peserta bilang “putih”
“tembok warna apa?” “putih” (kebetulan tembok dalam ruangan berwarna putih)

“papan tulis warnanya apa?” “putih” (kebetulan papan tulis dalam ruangan berwarna putih)

Pertanyaan itu terus diulang dengan ritme yang semakin cepat hingga ustad sampai pada pertanyaan “sapi minum apa?”

Dengan nyaring, peserta(termasuk saya) menjawab “susu”. Setelah bilang susu, saya baru sadar dengan apa yang saya ucapkan ‘eh ko sapi minum susu’..ha..ha..

Lalu, apa ciri lainnya jika ia mempunyai iman yang baik? Menggunakan cara syar’i, tanpa pacaran.

Ustad pun bercerita tentang dirinya yang saat itu hendak menikah dulu.  Ia  meminta dicarikan kepada salah seorang ustad. Beliau hanya meminta satu kriteria yaitu yang penting akhwat. Apa yang terjadi? Subhanallah ternyata calon istrinya adalah S3 dan hapizd al-Quran. Beliau begitu mengucap syukur ketika bertemu. Jika calon istrinya mengajukan mahar berupa hapalan al-Quran maka ia akan mundur. Tapi apa yang terjadi? Calon istrinya mengajukan mahar berupa emas, sekali lagi ia mengucap syukur. Begitulah sebaik-baik mahar adalah mahar yang termudah. Restu orang tua sangat memberikan keberkahan dalam suatu pernikahan.

Ketika seseorang yakin akan janji Allah bahwa seseorang yang baik untuk orang yang baik, maka Allah pun benar-benar menepati janjinya karena Allah sesuai prasangka hamba-NYA. Seketika saya sadar orang yang amalnya baik, dengan satu kriteria pun sudah cukup mengantarkannya kepada sosok yang saleh juga. Pada dasarnya pasangan yang diberikan Allah kepada seseorang adalah  cerminan dari dirinya. Jadi jika kita membuat kriteria pasangan hidup, satu pertanyaan “adakah kriteria ini pada diri kita?”

Lalu ada pertanyaan bagaimana dengan orang yang saleh tapi mendapatkan yang tidak saleh seperti kisah Firaun dan istrinya yang salehah, Asiah.

Ustad bercerita  tentang kisah seseorang yang katanya baru masuk islam minta dicarikan istri oleh sang kiai di suatu pesantren di Solo. Sang kiai pun memilihkan seorang akhwat yang terbaik di pesantren tersebut, hapidzah, cerdas, cantik dsb. Setelah menikah akhwat tersebut dibawa ke Yogya oleh sang pemuda, apa yang terjadi dalam pernikahannya?  Ternyata pemuda itu hanya pura-pura masuk islam dan  pemuda itu menyiksa istrinya selama 3 tahun. Selama disiksa, istrinya bersabar, padahal kalau mau , ia bisa menikah dengan pemuda lainnya, istrinya hanya mengulang-ulang surat al ikhlas selama ia tersiksa itu. Istrinya terus bertahan, ia yakin bahwa ia dinikahkan oleh sang kiai dengan pemuda tersebut pasti ada suatu maksud.   Suatu ketika, pemuda itu penasaran dengan arti dari surat al ikhlas, seketika hidayah masuk, ia pun menangis dan menyesal telah menyiksa istrinya itu, dan ia kembali kepada kiai itu untuk menyatakan dirinya masuk islam.

Subhanallah kisah ini benar-benar menyentuh saya. Ketika seorang saleh tidak mendapatkan orang saleh, yakinlah pasti ada suatu maksud, atau Allah hendak memuliakan orang tersebut menjadi penghuni surga atau bidadari surga seperti Asiah, istri Firaun.

Jadi intinya bagi siapapun yang belum menikah, ingin menikah dan memperoleh keberkahan, mari semakin tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah, dengan amalan-amalan sebagai berikut..heu

  1. Taubat nasuha, dikisahkan cerita nabi Musa bersama kaumnya, bahwa Allah tidak akan menurunkan hujan sebelum semuanya bertaubat, semuanya sudah bertaubat kecuali satu orang, nabi Musa menyuruh orang yang belum bertaubat tersebut mengaku, belum juga ada yang mengaku ternyata hujan sudah turun. Apa yang terjadi? Orang yang belum tertaubat itu menangis dalam hatinya “Ya Allah, akulah orang yang belum bertaubat, bagaimana aku akan mengaku bahwa akulah orang itu, sementara aibku akan terbuka”, ia benar-benar memohon ampunan Allah. Begitulah Allah Maha Pengampun,Maha Penyayang, Ia mengetahui segala isi hati makhluk-Nya.
  2. Baca al-Quran rutin, sebaik-baik amal adalah yang rutin, betul?
  3. Silaturahim, bukan lewat facebook, atau jejaring media lainnya, tapi benar-benar bertemu.
  4. Solat Duha
  5. Solat Malam
  6. Puasa Sunnah, hal ini dianjurkan bagi pemuda-pemudi yang mau nikah tapi belum mampu
  7. Sedekah, kasih lah yang terbaik.  Sungguh untuk yang ini susah tanpa keyakinan dan keimanan yang kuat kepada Allah
  8. Banyak berdoa kepada Allah.

Terakhir saat MC akan memberikan beberapa buku sebagai doorprize, ia menceritakan sebuah kisah yang ada di buku tersebut.  Suatu ketika ada pemuda yang divonis bahwa ia mengalami kebocoran jantung, dan itu mengharuskan baginya untuk operasi dengan dana 200 juta. Ketika ditanya apa permintaan terakhirnya sebelum ia dioperasi? Ia ingin MENIKAH. Bayangkan siapa yang mau menikah dengan seseorang yang mengalami kebocoran jantung?  Iklan pun dipasang. Akhirnya, ada seseorang perempuan di sulawesi yang mau menikah dengannya. Pemuda itu bersama salah seorang keluarganya harus menempuh perjalanan yang sulit menuju calon istrinya itu, naik pesawat dsb. Suatu malam, ia pun sampai pada rumah calon istrinya itu, saat itu ketika ia ingin melihat calon istrinya, lampunya mati, lampu HP yang redup-redup yang jadi penerangan, keduanya pun sepakat menikah hari itu juga. Keduanya kembali ke tempat sang suami, saat itu sang suami mengecek kembali kesehatan jantungnya. Sang dokter bertanya “sebelumnya berobat dimana?” Tahukah kenapa sang dok ter bertanya seperti itu? Karena ternyata jantung pemuda tersebut sudah tertutup dengan sempurna. Allah menghadiahkan pernikahan keduanya dengan jantung yang sembuh dan uang 200 juta yang tidak jadi dipakai operasi. Subhanallah!

Begitulah ketika seorang hamba Allah beriktiar ke arah yang baik karena Allah maka Allah yang akan memberi  kemudahan kepada-Nya. Hanya Allah penolong orang-orang beriman dan bertakwa.

MC pun bertanya “siapa yang mau buku ini?” serentak banyak yang mengacungkan tangannya.

MC bertanya “siapa yang punya pacar? Mau buku ini?” ada akhwat yang mengacungkan tangannya “berani memutuskannya hari ini juga?kalau berani saya kasih buku ini ”

Akhwat itu menjawab  “sudah tunangan”

“berani ngajak nikah hari ini?”

“sudah mau nikah”

“tidak jadi kalau begitu, siapa yang punya pacar?”

Ada akhwat lain yang mengacungkan tangan.

“benar punya pacar?”

“punya”

“sekarang dimana?”

“di rumah”

“Siap memutuskannya hari ini?”

“siap”

Kalau begitu baca ikrar ini..

Inti ikrarnya adalah dia tidak akan pacaran lagi.. saya lupa redaksinya.. karena saya baru melanjutkan cerita ini.. endingnya, akhwat ini dapat buku.

Nah sekarang giliran.. ikhwan!

nah kalo ikhwan tantangan beda lagi,”siapa ikhwan yang punya pacar?” “siap ngajak nikah hari ini?”

eh ada satu ikhwan yang ngacung.. dia pun menyatakan kesediaannya untuk mengajak pacarnya nikah pulang dari seminar. Akhirnya, ikhwan ini pun dapat buku itu juga. Cerita selesai. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian.. Semoga bermanfaat..

_ending_

 

Subhanallah hari itu saya dapat pencerahan yang luar biasa dari seminar parenting tentang pornografi. Sebuah seminar yang dibuat oleh sekumpulan orang tua sekolah alam. Awalnya saya kira hanya seminar biasa tentang pornografi, tapi saya mendapatkan banyak ilmu lebih dari apa yang saya bayangkan.

 

Sebelum memulai pembahasan lebih jauh tentang materi seminar ini, kenapa mesti pornografi yang dibahas? Kenapa?

Karena….

Ranah ini telah meluas bukan hanya kepada orang dewasa, tapi sudah memasuki dunia remaja bahkan anak usia dini.

Sudah banyak kasus pelecehan seksual, perkosaan yang dilakukan oleh anak-anak. Ini real terjadi di Indonesia. Salah satu faktornya karena anak-anak ini melihat gambar-gambar porno, bahkan video porno, baik sengaja ataupun tidak sengaja. Buktinya silahkan cek di mang google… Media cetak dan TV pun sudah sering menayangkannya. Pornoaksi dan pornografi seakan menjadi harian Indonesia. Naudzubillahimindzalik.

 

Sebagai contoh, yang terdekat..

Teman dari salah satu pengisi materi ini mempunyai anak semata wayang. Suatu saat orang tua tersebut bermaksud mencarikan pengasuh untuk anaknya supaya anaknya tidak kesepian. Orang tua tersebut mencarikan pengasuh terbaik dari tempat terbaik. Apa yang terjadi beberapa bulan kemudian? Anak tersebut melakukan pelecehan seksual kepada temannya. Kenapa bisa begitu? Ternyata pengasuhnya yang melihatkan  video porno kepada anak tersebut, dan melakukan pelecehan seksual terhadapnya sehingga anak tersebut merasa ketagihan. Tahukah pengasuh tersebut dari mana? Pengasuh tersebut dari suatu pesantren , yang katanya adalah yang terbaik. Ironis banget.

 

Media televisi pun tak lepas dari penyebaran wabah ini. Beberapa iklan yang pengiklannya berpakaian minim. Sinetron dan film yang sering kali mempertontonkan adegan-adegan yang tidak seharusnya, seperti pelukan, ciuman, bahkan lebih dari itu. Tayangan video klip musik yang menampilkan adegan-adegan fulgar. Anak-anak seakan belajar bagaimana memperlakukan lawan jenis ataupun cara berpakaian. Hal itu seakan menjadi hal yang lumrah.

 

Terlebih media internet yang menyuguhkan beragam informasi menjadi ajang pertumbuhan dan penyebaran wabah pornografi. JUST ONE CLICK, kita bisa mendapatkan apa yang kita mau. Apa jadinya kalau internet ini digunakan oleh anak-anak tanpa diawasi? Wuih.. bisa dibayangkan, anak tersebut dapat mengakses apapun.

 

Sebuah kisah nyata(ini pernah diliput di tv), ada seorang anak yang masih kecil, dia biasanya suka ke warnet, bilang ke ayahnya untuk permainan, tapi tahukah apa yang dilihatnya …yap video porno… kapan ia melihatnya? Ia melihatnya ketika penjaganya tidak ada, ketika penjaga warnet mendekat, ia pun mengalihkannya kepada games.. wuih canggih ya anak sekarang… apa dampak dari kebiasaan anak ini? coba baca dulu kisah di bawah.

 

Sebuah kisah yang pernah diliput di kich andy, kisah tentang seseorang laki-laki yang masih muda belia. saya lupa tepatnya usianya berapa. Yang pasti  menjadi pelaku seks komersial. Ketika ditanya siapa saja yang menjadi pelanggannya, pemuda tersebut dengan ekspresi biasa saja menjawab laki-laki dan perempuan, bahkan anak remaja pun ada. Tahukah bagaimana masa kecilnya? Masa kecilnya ternyata seperti anak kecil yang diceritakan di atas sering menonton video porno. Tayangan tersebut perlahan memasuki alam bawah sadarnya dan terekam seakan tayangan tersebut hal biasa. Hal ini menyebabkan ia tidak canggung ataupun malu untuk menjawab sederetan pertanyaan yang diajukan tentang hal tersebut.

 

Bagaimana dengan games?

Whuaaa.. apalagi ini. Games telah menjadi konsumsi hampir seluruh anak-anak. Tahukah bagaimana kebanyakan games-games yang beredar? Banyak games yang isinya dibumbui dengan seks ataupun kekerasan. Misalnya games balapan, mungkin ada yang pernah main, di akhir balapan, untuk menampilkan skor, suka tampil animasi gambar wanita berpakaian seksi.  Yang sering main games pasti lebih tau.

 

Bagaimana dengan media cetak seperti buku, majalah dsb?

Media ini pun menjadi perkembangbiakan pornografi. Majalah games yang sering dibaca anak dan  komik-komik penuh dengan adegan-adegan fulgar. Anak-anak di bawah umur bisa mendapatkan komik ataupun buku yang mengandung gambar pornografi tersebut dengan mudah di tempat terjangkau. Sekali lagi ini terjadi di Indonesia.

Sekilas saya berpikir, di luar negri, terlebih negara liberalis, hal ini kayaknya lebih parah lagi… BUT

kenyataannya, di negara tersebut, penyimpanan buku-buku yang mengandung gambar pornografi ini disimpan di tempat yang tingginya lebih dari 120 cm (ini seingat saya). Intinya buku tersebut tidak boleh di bawah 120 cm. Jadi, anak-anak kecil tidak dapat menjangkaunya. Bahkan, buku-buku yang mengandung gambar porno ini dibungkus oleh plastik yang tidak tembus pandang.. kerenkan! Bandingkan dengan di Indonesia, anak-anak di bawah umur bisa menemukannya dengan mudah di tempat yang bisa ia jangkau.

 

Lalu di china (berdasarkan pengalaman pemateri yang pergi ke ghuang zou), tempat yang bisa mengakses internet dengan bebas adalah kedutaan, selebihnya  di tempat lain, you tube, blackberry, google, wikipedia diblokir.  Dengan kata lain, ga bisa diakses.

Di Indonesia, baru rencana pemblokiran layanan RIM Blackberry pun sudah menuai protes dari banyak pihak.

 

Ini adalah suatu keadaan dilematis. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia, tapi betapa banyak kemaksiatan yang terjadi karena tidak mengamalkan nilai-nilai islam. Sebenarnya perang besar sedang terjadi di Indonesia, perang yang secara kasat mata tidak terlihat, tapi menyebabkan krisis akhlak masal.

 

Sebuah kisah unik di ceritakan oleh salah satu pemateri, zaman dulu, saat pemateri tersebut masuk smp, ada salah satu smp favorit yang beberapa siswa tertangkap melihat video porno, apa yang terjadi? Smp tersebut jatuh, dan menjadi aib sekabupaten. Sekarang????????? Zaman berubah, anak-anak bukan saja melihat tapi melakukannya.

Apa yang terjadi pada generasi muda saat ini dalam 10 atau 20 tahun kemudian? Lostgeneration or nextgeneration?

 

Orang tua sangat berperan di sini, terutama dalam pembentukan karakter seorang anak.

Apa itu karakter?

 

Karakter adalah keyakinan dan nilai-nilai yang terbentuk karena turunan dan lingkungan. Turunan itu meliputi temperamen, kecerdasan dan bakat. Lingkungan meliputi agama, masyarakat, budaya, teknologi, pola asuh ortu, sekolah dan teman.

 

Sebelum usia tujuh tahun,umumnya anak-anak menyerap apapun yang diperolehnya, baik atau buruk, tanpa menyaringnya lebih dahulu.(dalam pelatihan lain yang pernah saya ikuti, usia 0-5 tahun itu anak dalam kondisi hipnotis menyerap apapun tanpa menyaringnya, termasuk emosi ibunya).  Mulai usia tujuh tahun, anak cenderung mengikuti hawa nafsunya, apa yang ia senangi. Dalam rentang ini, kalau bahasa anak sekarang itu masa galau. Anak baru bisa memutuskan usia 15-16 tahun. Anak akan lebih bijak(matang) mengambil keputusan ketika ia menginjak 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Jadi, dalam kurun waktu 21 tahun(perempuan) dan 25 tahun (laki-laki), orang tua turut berperan membantu perkembangannya.

 

Sebuah kisah pribadi diceritakan pemateri tentang pendidikan seks yang dimulai kepada anaknya semenjak usia dua tahun, beliau menceritakan bahwa anaknya diberitahu tubuh anaknya sangat berharga jadi tidak boleh ada satu pun yang boleh memegang anaknya,terutama bagian ini dan ini,  beliau pun tidak boleh memegangnya kecuali sekedar membantunya jika belum mandiri,  bahkan jika anaknya tidak merasa perlu, maka anaknya tidak boleh memegang bagian tersebut. Apa yang tejadi ketika dewasa? Anak tersebut tetap menjaga nilai yang diajarkan ibunya. Pacarannya pun hanya bertahan 2 minggu, karena anak tersebut tidak mau dipegang.

 

Adapun kekeliruan yang biasa dilakukan orang tua dalam membentuk karakter anak

–          Tidak membaca bahasa tubuh

–          Tidak mendengar perasaan

–          Menggunakan 13 gaya tradisional

  1. Memerintah
  2. Mengancam
  3. Menceramahi
  4. Menginterogasi
  5. Mencap
  6. Membandingkan
  7. Menyalahkan
  8. Mendiagnosa
  9. Memberi solusi
  10. Mengalihkan
  11. Menghibur
  12. Menjamin
  13.  Membohongi

Anak yang terlalu dibebani atau terpuruk biasanya dia akan stress. Salah satu cirinya adalah “terserah ibu aja deh” kata-katanya. Akibatnya anak ini tidak percaya diri alias tidak pede, dia ga punya belief, tidak mampu menyerap nilai, engga mampu bilang tidak, engga mampu say no to drug, pornografi, kekerasan dsb. Ia cenderung tidak bisa melawan.

Karena itu , untuk membentuk karakter yang tangguh dari anak, orang tua harus mempunyai keimanan dan perilaku yang baik.

 

Pembentukan karakter ini sangat penting. Secara tidak langsung, pembentukan karakter ini berpengaruh terhadap output dari pendidikan. Saat ini, banyak anak yang secara akademik tinggi, tapi secara kepribadian rendah. Ya kita bisa lihat sendiri dari aksi-aksi yang dilakukan anak dari mulai tawuran, seks, narkoba, dsb. Menjadikan anak hanya pintar secara akademis atau keterampilan itu hanya menyiapkannya menjadi manajer rendah di masa depan. Sedangkan menjadikan anak pintar secara sosial dan emosi menyiapkannya menjadi manajer menengah di masa depan. Lain halnya, menjadikan anak pintar secara spiritual berarti menyiapkan anak tersebut menjadi CEO. Karena cerdas secara spiritual mendukung  cerdas secara akademis, sosial, dan emosi. The best way to predict the future is to create it.

Jadi, parenting adalah proses mendukung pengembangan kemampuan sosio-emotional, fisik dan spiritual.

 

Bagaimana cara mendukung pengembangan tersebut?

  1. Komunikasi (selalu bicarakan dengan anak, biarkan anak berbicara, kesepakatan)
  2. Struktur dan konsistensi- disiplin (adanya satu pendapat antara ayah dan ibu)
  3. Memaksimalkan pembentukan karakter penanaman nilai-nilai
  4. Pandu ke masa depan (biarkan anak memilih)

Untuk melaksanakannya, bukan hanya peran ibu, tapi juga peran bapak, 50-50. Masing-masing pihak harus saling memberikan hak untuk mengasuh anak dan dicintai anak-anaknya.

 

Bagaimana melaksanakannya?

  1. Sediakan waktu (tinggalkan pekerjaan ketika di rumah)
  2. Sebutan baik (sehingga anak merasa menempati posisi istimewa di hati kita)
  3. Pujian (lihat kelebihannya, abaikan kekurangannya)
  4. Nyatakan cinta

Ketika anak merasa penting, dihormati dan dihargai, maka ia akan merasa PD. Ia mampu belajar dan menjadi cerdas dan mampu mengatakan tidak.

Yang perlu diperhatikan sebagai orang tua adalah: BANGUN KEMANDIRIAN ANAK.

 

Bagaimana caranya?

Biarkan anak berpikir terhadap apa yang menjadi masalahnya, memilih pilihan-pilihannya dan mengambil keputusannya sendiri.

Selain itu, BUKA JALAN KE MASA DEPAN

Bagaimana caranya?

  1. Hargai keunikan anak
  2. Hobby asik dan berprestasi
  3. Tahan mulut
  4. Biarkan dia mencoba
  5. Bantu susun rencana
  6. Yakin (bahwa Allah menjadikan manusia untuk menjadi khalifah)

Materi tentang ini selesai.

 

Materi lainnya adalah tentang bagaimana menyuguhkan internet sehat bagi anak saat internet menjadi hal yang lumrah bagi anak hari ini?

 

Caranya adalah

1.  Ikut bergabung online saat anak-anak memakai internet

2.  Letakkan komputer di ruang publik, sehingga akses anak terhadap hal-hal yang tidak diinginkan menjadi sulit

3.  Pantau kegiatan anak-anak saat anak-anak bermain internet

4. Bicarakan dengan anak-anak tentang batasan-batasan yang wajib dipatuhinya

5. Jangan takut google

 

Lalu, bagaimana cara orang tua mengapresiasi anak? Caranya adalah

1. Tanggung jawab memilih kegiatan online

2.  Pemanfaatan sistem peringkat media

3.  Tertib dan jujur terhadap term of service

 

Untuk membatasi akses anak-anak terhadap hal-hal yang tidak diinginkan jika memasang internet di rumah, orang tua bisa memasang suatu sistem perangkat seperti nawala atau lainnya yang bisa menolak akses-akses tersebut ketika anak mencoba mengaksesnya.

 

Materi satu lagi adalah tentang bagaimana mengenalkan batasan-batasan antara laki-laki dan perempuan.  Batasan ini baiknya diperkenalkan saat anak sudah kelas 5.

 

Materi selesai..mohon maaf bila ada salah informasi. Semoga bermanfaat.

 

Orang-orang yang Doanya Mustajab serta Waktu Doa Mustajab

Dari post sebelumnya, saya jadi tertarik untuk membuat artikel tentang doa-doa yang mustajab. Selain itu, doa adalah senjatanya orang mukmin.

Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

Post kali ini saya dapatkan dari dua link..

A. Orang-orang yang terkabul doanya

sumber: http://abu-farras.blogspot.com/2012/06/doa-doa-yang-pasti-dikabulkan-allah.html?showComment=1341915910450#c4827344036400682420

 

1. Doa orang yang dizalimi, musafir, dan doa orangtua.

Rasulullah Saw. bersabda, “Tiga orang yang doanya pasti dikabulkan adalah doa orang yang teraniaya, doa orang dalam perjalanan dan doa orangtua untuk anaknya.” (HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

“Doa orang yang teraniaya akan dikabulkan Allah. Bila ia seorang yang durhaka, kedurhakaannya berpulang hanya pada dirinya.” (HR. Ahmad dan Bazzar)

“Doa orangtua itu dapat menembus hijab (pembatas antara makhluk dan Allah).” (HR. Ibnu Majah)

 

2. Doa orang yang berpuasa dan Imam (pemimpin) yang adil.

“Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang puasa saat berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang mazlum (teraniaya).” (HR. Tirmidzi)

“Bagi orang yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang mustajab.” (HR. Nasa’i)

 

3. Doa orang yang banyak berzikir kepada Allah.

“Tiga orang yang doanya tidak ditolak oleh Allah Azza wa Jalla: orang yang banyak berzikir kepada Allah, orang yang teraniaya, dan pemimpin yang adil.” (HR. Baihaqi)

 

4. Doa orang yang mendoakan saudaranya dari kejauhan dan doa anak untuk orangtuanya.

 

“Empat orang yang doanya dikabulkan: pemimpin yang adil, seorang yang mendoakan saudaranya dari kejauhan, doa orang yang teraniaya, dan seorang yang mendoakan orangtuanya.” (HR. Abu Nu’aim)

“Doa orang yang tidak ada hijab antara keduanya dengan Allah: doa orang yang teraniaya, dan doa seseorang untuk saudaranya di kejauhan.” (HR. Thabrani)

“Doa orang yang paling mustajab ialah doa seseorang untuk saudaranya yang saling berjauhan.” (HR. Bukhari, Abu Daud, dan Tirmidzi)

“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”(HR. Muslim)

“Doa seorang muslim untuk saudaranya di seberang sana sungguh mustajab. Di kepalanya ada malaikat yang ditugasi oleh Allah untuk mengucapkan ‘amin’ setiap kali ia mendoakan kebaikan buatnya. Malaikat itu juga berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu’.” (HR. Bukhari dan Ahmad)

“Doa seseorang untuk saudaranya dikejauhan tidak akan ditolak.” (HR. Bazzar)

Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah berkata, “Doa ikhwah fillah adalah mustajab.” (HR. Bukhari)

 

5.Doa yang berhaji, umrah, berperang di jalan Allah, dan yang sakit.

 

“Lima orang yang doanya dikabulkan dengan cepat: orang yang dizalimi sampai ia mendapatkan kemenangan atau pertolongan, orang yang melaksanakan haji hingga ia pulang, orang yang berperang sampai ia kembali ke kampung halamannya, orang yang sakit hingga sembuh, dan seseorang yang mendoakan saudaranya di kejauhan.” (HR. Baihaqi)

“Jika seseorang dari kamu berihram, ucapkanlah ‘amin’ atas doanya. Manakala ia membaca ‘Allahummaghfirlii’ (ya Allah, ampunilah aku), hendaklah ia mengucapkan ‘amin’. Janganlah ia mengutuk binatang atau seseorang, karena doa kutukannya itu dikabulkan Allah. Bila dia berdoa untuk kebaikan orang-orang yang beriman, niscaya akan dikabulkan.” (HR. Dailami)

“Jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, pasti dikabulkan, dan manakala mereka beristighfar (memohon ampun), niscaya mereka diampuni.” (HR. Ibnu Majah)

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan ibadah haji dan umrah, mereka adalah tamu Allah. Allah telah menyeru mereka, dan mereka pun menyambutnya. Jika mereka meminta kepada Allah, Allah pun memperkenankan permohonan mereka.” (HR. Ibnu Majah dan Bazzar)

 

6. Doa orang yang sakit dan terkena musibah

 

“Jika engkau menjenguk orang sakit, mintalah kepadanya agar ia berkenan mendoakanmu, karena doanya seperti doa malaikat.” (HR. Ibnu Majah)

Jenguklah orang-orang sakit, dan mintalah kepada mereka agar berkenan mendoakanmu, karena doa orang sakit itu mustajab dan dia diampuni atas dosanya.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

“Manfaatkanlah doa atau permohonan mukmin yang terkena musibah.” (HR. Sa’id bin Manshur dalam Sunan-nya)

“Orang yang terkena musibah, doanya dikabulkan.” (HR. Dailami)

Doa orang yang sakit tidak ditolak sampai ia sembuh.” (HR. Ibnu Abid Dunya dan Baihaqi)

 

7. Berdoa di saat lapang dan senang 

 

“Barangsiapa yang doanya ingin dikabulkan ketika tertimpa kesusahan dan mendapat cobaan, hendaklah ia banyak berdoa ketika senang.” (HR. Tirmidzi dan Hakim)

8. Doa penolong orang kesusahan

 

“Siapa saja yang menginginkan doanya dikabulkan dan dihilangkan kesusahannya, hendaklah ia membantu (memberikan solusi) orang yang kesusahan.” (HR. Ahmad)

9. Doa orang yang telah tua tetapi istiqomah mengikuti sunnah

 

“Sesungguhnya Allah malu untuk tidak mengabulkan permintaan seorang mukmin yang telah tua manakala ia istiqomah menetapi sunnah.” (HR. Thabrani)

10. Doa penghafal Al-Qur’an

 

“Penghafal Al-Qur’an mempunyai doa yang ketika dibaca akan dikabulkan.” (HR. Baihaqi)

11.Doa berjamaah

 

“Tidaklah berkumpul sekelompok orang (muslim) kemudian sebagian dari mereka berdoa dan diamini oleh sebagian yang lain kecuali Allah mengabulkannya.” (HR. Hakim)

“Tidaklah berkumpul tiga orang sambil berdoa melainkan berhak bagi Allah untuk tidak menolak tangan mereka (yang mereka tengadahkan).” (HR. Abu Nu’aim)

B. Waktu-waktu terkabulnya doa
sumber: http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/berdoa-di-waktu-waktu-mustajab

1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir

Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

Namun perlu dicatat, sifat ‘turun’ dalam hadits ini jangan sampai membuat kita membayangkan Allah Ta’ala turun sebagaimana manusia turun dari suatu tempat ke tempat lain. Karena tentu berbeda. Yang penting kita mengimani bahwa Allah Ta’ala turun ke langit dunia, karena yang berkata demikian adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam diberi julukan Ash shadiqul Mashduq (orang jujur yang diotentikasi kebenarannya oleh Allah), tanpa perlu mempertanyakan dan membayangkan bagaimana caranya.

Dari hadits ini jelas bahwa sepertiga malam yang akhir adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak berdoa. Lebih lagi di bulan Ramadhan, bangun di sepertiga malam akhir bukanlah hal yang berat lagi karena bersamaan dengan waktu makan sahur. Oleh karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk berdoa.

2. Ketika berbuka puasa

‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)

Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk memohon apa saja yang termasuk kebaikan dunia dan kebaikan akhirat. Namun perlu diketahui, terdapat doa yang dianjurkan untuk diucapkan ketika berbuka puasa, yaitu doa berbuka puasa. Sebagaimana hadits

Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

/Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/

‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)” (HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232)

3. Ketika malam lailatul qadar

Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firmanAllah Ta’ala:

Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr: 3)

Pada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha:

“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah:

اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني

Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku‘”(HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)

Pada hadits ini Ummul Mu’minin ‘Aisyah Radhiallahu’anha meminta diajarkan ucapan yang sebaiknya diamalkan ketika malam Lailatul Qadar. Namun ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan lafadz doa. Ini menunjukkan bahwa pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperbanyak doa, terutama dengan lafadz yang diajarkan tersebut.

4. Ketika adzan berkumandang

Selain dianjurkan untuk menjawab adzan dengan lafazh yang sama, saat adzan dikumandangkan pun termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

5. Di antara adzan dan iqamah

Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah juga merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)

Dengan demikian jelaslah bahwa amalan yang dianjurkan antara adzan dan iqamah adalah berdoa, bukan shalawatan, atau membaca murattal dengan suara keras, misalnya dengan menggunakan mikrofon. Selain tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, amalan-amalan tersebut dapat mengganggu orang yang berdzikir atau sedang shalat sunnah. Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Ketahuilah, kalian semua sedang bermunajat kepada Allah, maka janganlah saling mengganggu satu sama lain. Janganlah kalian mengeraskan suara dalam membaca Al Qur’an,’ atau beliau berkata, ‘Dalam shalat’,” (HR. Abu Daud no.1332, Ahmad, 430, dishahihkan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Nata-ijul Afkar, 2/16).

6. Ketika sedang sujud dalam shalat

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)

7. Ketika sebelum salam pada shalat wajib

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Di akhir malam dan di akhir shalat wajib” (HR. Tirmidzi, 3499)

Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam Zaadul Ma’ad (1/305) menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘akhir shalat wajib’ adalah sebelum salam.

8. Di hari Jum’at

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)

Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari ketika menjelaskan hadits ini beliau menyebutkan 42 pendapat ulama tentang waktu yang dimaksud. Namun secara umum terdapat 4 pendapat yang kuat. Pendapat pertama, yaitu waktu sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum’at, berdasarkan hadits:

Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai” (HR. Muslim, 853 dari sahabat Abu Musa Al Asy’ari Radhiallahu’anhu).

Pendapat ini dipilih oleh Imam Muslim, An Nawawi, Al Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al Baihaqi.

Pendapat kedua, yaitu setelah ashar sampai terbenamnya matahari. Berdasarkan hadits:

Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar” (HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu. Dishahihkan Al Albani di Shahih Abi Daud). Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Pendapat ini yang lebih masyhur dikalangan para ulama.

Pendapat ketiga, yaitu setelah ashar, namun diakhir-akhir hari Jum’at. Pendapat ini didasari oleh riwayat dari Abi Salamah. Ishaq bin Rahawaih, At Thurthusi, Ibnul Zamlakani menguatkan pendapat ini.

Pendapat keempat, yang juga dikuatkan oleh Ibnu Hajar sendiri, yaitu menggabungkan semua pendapat yang ada. Ibnu ‘Abdil Barr berkata: “Dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada dua waktu yang disebutkan”. Dengan demikian seseorang akan lebih memperbanyak doanya di hari Jum’at tidak pada beberapa waktu tertentu saja. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu ‘Abdil Barr.

9. Ketika turun hujan

Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)

10. Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

Sunnah ini belum diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, yaitu dikabulkannya doa diantara shalat Zhuhur dan Ashar di hari Rabu. Ini diceritakan oleh Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu:

Nabi shallallahu ‘alahi Wasallam berdoa di Masjid Al Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : ‘Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa, dan saya mendapati dikabulkannya doa saya‘”

Dalam riwayat lain:

Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara shalat Zhuhur dan Ashar” (HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid, 4/15, berkata: “Semua perawinya tsiqah”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)

11. Ketika Hari Arafah

Hari Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jama’ah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

12. Ketika Perang Berkecamuk

Salah satu keutamaan pergi ke medan perang dalam rangka berjihad di jalan Allah adalah doa dari orang yang berperang di jalan Allah ketika perang sedang berkecamuk, diijabah oleh Allah Ta’ala. Dalilnya adalah hadits yang sudah disebutkan di atas:

Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

13. Ketika Meminum Air Zam-zam

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)

Subhanallah.. semoga kita semua bisa mengamalkan sunnah nabi tersebut. aamiin