Kita dan ..

Bismillah,

Saya mengenal IIP dari seorang teman yang meng upload foto lulus dari IIP di fb. Dari situ saya penasaran tentang IIP. Setelah tahu foundernya saya jadi lebih penasaran lagi.

Akhirnya cari tau cari tau, dapet no kontak untuk gabung di IIP. Alhamdulillah bisa mengikuti juga.

cuman saya agak kurang maksimal untuk ontime mengikuti post setiap pekannya. Postnya hari senin baru dibaca besoknya karena begitu banyak grup di wa.

alhamdulillah banyak ilmu yang saya dapat di iip. Semangat teman teman untuk terus belajar menjadi ibu sekaligus istri yang lebih baim turut memicu saya. Sedangkan untuk kegiatan offline masih terkendala karena agak susah membawa dua bocil sekaligus ke tempat kopdar terkecuali ada yang pegang anak anak. Dan sebenernya masih harus banyak belajar tentang ilmu keluarga, khususnya cara mendidik anak dan menjadi istri yang lebih baik lagi.

semoga lulus dan bisa gabung dikelas berikutnya.

Aamiin

 

Iklan

Jika melihat passion maka pasion saya adalah di Al Quran.

Permasalahan yang dihadapi bagi diri saya dan keluarga sekitar terkait bidang ini adalah masih rendahnya pengetahun tentang cara baca AlQuran sesuai dengan tajwid dan rendahnya minat untuk menghafal Al Quran.

Bagan Agen Of Change

A. Minat Hobi Ketertarikan

  1. Al Quran
  2. Crafting
  3. Bisnis
  4. Membaca

B. Skill, Hard, Soft

  1. Tahsin dan Tahfizh Al Quran
  2. Craft Kain flanel
  3. Matematika
  4. Berpikir kreatif

C. Isu Sosial

  1. Rendahnya tahsin dan tahfiz Al Quran
  2. Banyaknya pengangguran
  3. Minimnya minat baca

D. Masyarakat

  1. Semua kalangan
  2. Anak muda dan ibu ibu
  3. Anak anak dan remaja

E. Ide Sosial

  1. Tahsin dan Tahfizh di lingkugan sekitar
  2. Membuat bisnis makanan yang bisa melibatkan ibu ibu di sekitar
  3. Membuat taman bacaan

Sekian

 

 

 

 

 

Tidak terasa sudah NHW8 lagi, saya sendiri masih belum efektif untuk menerapkan apa apa yang sebelumnya telah ditugaskan.

nah, nhw 8 ini saya disuruh ambil salah satu aktivitas di kuadran bisa dan suka yang pernah dituliskan mingggu lalu.

Hal yang saya ambil adalah belajar mengajar AL Quran.

dari NHW 1 entahlah fokus saya ke AL Quran. karena saya senang dengan AL Quran. AL Quran adalah tonggak perubahan pada diri saya yang sudah berperan sangat besar. Dan melalui AL Quran, saya bertemu dengan teman teman soleh, para penghafal AL Quran.

Saya merasa bahwa saya harus fokus di bidang ini, berhubung di daerah saya belum banyak yang berperan dalam hal ini. Lalu, saya pun harus meneruskan apa yang pernah saya mulai, bahwa menghafal 30juz Al Quran ini bukan hanya beres dalam 3 tahun yang saya lalui, tapi seumur hidup saya, saya harus menjaga Al Quran ini, semoga berdampak kepada kemajuan akhlak saya. semoga dengan AL Quran, Allah memperbaiki akhlak saya yang masih jauh dari baik ini. aamiin.

Baik, kalo dibilang saya ingin menjadi apa, saya ingin menjadi guru Al Quran yang mempunyai rumah tahfizhul Quran, anak anak saya pun menjadi penghafal Al Quran.

saya mulai dari hal hal kecil dahulu, yaitu rutin membaca Al Quran, yang bertingkat sampai 5juz sehari, dengan durasi baca 1juz itu harus 30menit, berhubung dengan aktivitas saya yang masih pada antara rumah tangga dan mengurus bisnis lain.

untuk plan ke sananya harus ngapain, saya masih bingung, semoga Allah memudahkan saya untuk mencapai impian saya dan menuntun langkah saya ke sana yaitu mempunyai rumah tahfzih al Quran yang berbasis homeschooling,

Hal yang ingin dicapai selama hidup adalah saya ingin menjadi ibu terbaik, istri terbaik dan anak terbaik untuk orang tua says, dn bermanfaat bagi sekitar.

Menjadi ibu yang nyaman dan super untuk anak anak.

Menjadi istri yang cekatan dan nyaman untuk suami.

Menjadi anak berbakti untuk ibu saya yang masih ada. dan ayah saya yang tiada.

Menyumbang sedikit manfaat bagi sekitar.

Pencapaian yang ingin saya capai dalam waktu 5-10 tahun terakhir.

  1. Muhammad dan Maryam bisa membaca AL Quran dengan tajwid yang benar saat usia 7 tahun.
  2. Muhammad dan Maryam bisa hafal minimal 5juz Al Quran
  3. Membangun komunitas AL Quran dekat tempat tingkat lewat beberapa komunitas homeschooling yang saya ikuti, jadi mengumpulkan orang orang yang minatnya sama ke Al Quran agar bisa saling bersinergi.
  4. Bisa mutqin 10juz AL Quran. Juz yang lainnya terus dimurajaah.
  5. Punya rumah tahfizh AL Quran di sekitar rumah.
  6. Pergi umrah ke mekah bersama suami dan anak anak, siapa tau ada rezeki ke sana satu keluarga.
  7. Muhammad dan Maryam homeschooling jalan dan berhasil
  8. lebih luwes dalam bergaul.
  9. Toko herbal penjualannya meningkat pesat dan mempunyai banyak reseller khususnya di kabupaten bandung.
  10. Mumar drink ada dimana mana, banyak orang yang tertarik untuk franchise.
  11. Mumar food, tidak hanya produksi coklat kurma tapi produksi varian lain juga dan penjualannnya melesat.
  12. Penjualan barang di media sosial seperti fb, instagram. dan market place seperti tokopedia, shooppe meningkat pesat, baik buku, herbal, makanan ataupun yang lainnya.
  13. bisa mengendarai motor dan punya motor pribadi.
  14. bisa masak berbagai kuliner khas nusantara.
  15. bisa buat kue cheesecake dengan rasa yang sangat enak.
  16. berat badan turun dan tampilan jadi lebih fresh dengan menerapkan pola hidup sehat, yaitu sering makan buah, sayuran, dan perawatan diri dengan herbal.
  17. cekatan dalam mengurus hal hal domestik rumah tangga terutama mencuci baju, jangan sampai bajunya ada noda hitam hitam bekas rendaman air dan setrikaan.
  18. lebih stabil dalam emosi, dan peningkatan dalam akhlak.
  19. Bisa mengetahui bakat muhammad dan maryam sejak dini sehingga bisa mengarahkannya ke bakatnya lebih dalam lagi.
  20. bisa memberikan hadiah umrah untuk orangtua saya dan suami.

 

sedangkan yang ingin dicapai setahun ini adalah

  1. rutin membuat kegiatan untuk anak setiap hari walaupun hanya 1jam
  2. membuat catatan harian tentang anak anak setiap hari.
  3. rutin tilawah minimal 2juz setiap hari.
  4. rutin solat ontime setiap hari.
  5. produk produk herbal terupload semua di tokopedia dan shoopppe.
  6. mengajarkan muhammad dan maryam baca IQRA dimulai dari yang termudah, walaupun kegiatannnya sambil bermain.
  7. rutin memperdengarkan AL Quran setiap hari ke anak anak beberapa jam.
  8. bisa memasak masakan khas kota bandung dulu, terutama yang suami suka.
  9. mengikuti kembali halaqah quran yaitu liqo
  10. perawatan muka dan tubuh degan olahraga setiap minggu.
  11. berbuat baik pada orang tua sebisa mungkin
  12. mulai aktif kembali di media sosial seperti facebook dan IQ dengan mengirimkan artikel yang bermanfaat.

 

udah itu dulu ajah…

semoga Allah memudahkan.

 

 

 

 

 

 

Bismillah,

dari hasil temu bakat, saya juga sebenarnya masih binggung dengan hasilnya. Saya masih mencari bakat saya dimana, kalo ketertarikab saya sendiri lebih di belajar menajar Al Quran. Tapi setelag punya anak, saya masih agak susah untuk mendalami hal tersebut, dengan pekerjaan yang tak kunjung berrs. Ntahlah saya juga tidak tau dimana salahnya.

Oke,sekarang menuju diagram

1. Saya suka dan bisa

  • Belajar mengajar Al Quran
  • Membuat mapping atau target
  • Menulis diagram harian anak
  • Menulis diari kegiatan sehari hari

2. Saya suka dan tidak bisa

  • Masak (kendala masih awal terjun di dunia memasak)
  • Kelola toko online (sibuk sama anak)
  • Menulis ilmiah

3. Saya tidak suka dan  bisa

  • Menyetrika

4. Saya tidak suka dan tidak bisa

  • Public speaking
  • mengemudi
  • memasang gas dan mengangkat galon ke atas

Berhubung waktunya mepet, jadi singkat aja ya..

3 aktivitas paling penting:

1. Interaksi dengan Al Quran

2. Belajar bersama anak anak

3. Membereskan rumah

 

3 aktivitas paling tidak penting:

1. Tidur

2. Main HP

3. Nonton TV

JADWAL HARIAN

04.00-05.00 tahajud,witir,baca Al Quran,subuh,buat target hari ini

05.00-06.00 buat susu untuk anak anak,kopi untuk abi, beres beres rumah(nyapu,ngepel,beresin tempat tidur)

06.00-07.00 masak,cuci piring,jemur pakaian

07.00-08.00 kasih makan anak anak

08.00-10.00 main sama anak

10.00-11.00 istirahat 11-12.00 setrika

12.00-13.00  kasih makan anak

13.00-17.00 fleksibel, ambil jemuran dan lipetin jemuran, baca quran dll

17.00-19.30 quality time with children plus evaluasi

19.30-21.00 toko online

21.00-22.00 Murajaah

Bismillah..

 

Kali ini dapet tugas buat desain pembelajaran..

Bacground guru membuat saya otomatis mengerti bagaimana membuat desain ini..

tapi bedanya adalah

 

Sewaktu kuliah itu saya kakuu banget buat desain..

Saya buat gimana saya aja.. teori multiple intelegence udah dimasukkin.. tapi tetap ada yang saya lupakan..

walaupun teori keberagaman kecerdasan anak itu udah melingkupi semua aspek yang ada pada setiap siswa..

saya lupa satu hal..yaitu OBSERVASI.

Dulu saya menyamaratakan semua siswa, pokoknya mereka harus ikut guideline saya. Ga ikut.. ya saya tegur gitu.

Seharusnya di awal saya obeservasi dulu apa yang mereka harapkan, mereka suka dan mereka mau dari setiap pembelajaran sehingga ga ngebosenin.

Ibarat kita mau ngerjain sesuatu tapi kalo ga suka kan jadi ga dapet semangat belajarnya.

Seperti kata kata yang saya dapatkan pada materi ini, MEMBUAT BISA ITU MUDAH TAPI MEMBUAT SUKA ITU TANTANGAN.

jadi tugas saya dalam membuat desain ini adalah bagaimana membuat anak saya sebagai subjek saya agar suka belajar.

Agar anak saya suka dengan desain pembelajaran yang saya buat, saya harus tau

  1. Aktivitas yang sering dia lakukan berulang ulang
  2. Antusias anak dalam aktivitas apa aja
  3. Apa yang sering dia tanyakan dan ceritakan

Jadi mulai sekarang, saya harus bisa  sempat mencatat apapun yang anak anak  lakukan serta antusiasnya, suka atau tidak suka.

Ketika saya dapat poin apa yang dia minati, saya bisa menyelipkan banyak hal yang dia suka ke dalam aktivitas pembelajaran.

Sehingga belajar seperti tidak belajar.

Belajar bukan karena terpaksa, karena dia mau dan dia suka.

Siap siap buat portofolio anak nih…

Sekian

 

 

 

 

 

 Bismillah

A. Mari kita lihat kembali NHW#1 apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di universitas kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan di kuasai?

– kalau di tanya dan mereview kembali NHW#1 apakah saya akan merubah ilmu yang ingin saya tekuni di universitas kehidupan ini ? jawabannya 

tidak, saya akan tetap pada tujuan saya semula yaitu Al Quran. Karen Al Quran telah banyak mengubah hidup saya.

Semoga Allah mudahkan

B. Mari kita lihat NHW#2 ,sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.
– Kalau di tanya apakah saya sudah konsisten mengisi checklist yang saya buat di NHW#2 ?

jujur, belum. Saya akan buatkan ceklisnya malam ini. InsyaaAllah.

C. Baca dan renungkan kembali NHW#3 apakah sudah terbayang apa kira kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

InsyaAllah saya sudah mengerti. Saya akan memaksimalkan potensi yang ada pada diri saya.

D. Setelah menemukan 3 hal tersebut susunlah ilmu ilmu apa saja yang di perlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut
– Dalam menjalankan misi ini saya harus menyusun beberapa ilmu agar misi ini berhasil dan menyenangkan tidak.

  1. Ikhlas
  2. Istiqomah
  3. mau belajar lagi

E. Tetapkan milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan misi hidup

Saya tetapkan di usia saya yang ke28 menjadi titik tolak saya untuk memulai hidup yanf lebih baik lagi.

Km0-3, saya akan rutin tilawah hingga 5 juz per hari serta murajaah sedikit sedkit

km3-6, saya akan mencoba murajaah di pondok tahfiz saya dulu

km7 dan seterusnya , saya akan mencoba untuk memaksimalka  potensi yang ada pada diri saya lewat dakwah Al Quran.

F. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2 apakah sudah anda masukan waktu waktu untuk mempelajari ilmu ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

InsyaaAllah secepatnya.

G. Lakukan ,lakukan ,lakukan ,lakukan

Semoga Allah menganugrahkan karunia dan kemudahan dalam menekuni Al Quran sehingga Al Quran bukan hanya ada di dalam otak saya atau sebatas di tenggorokan tapi menyerap dalam pribadi dan saya bisa menerbar manffat lagi untuk oranf lain. Aamiin